Memupuk Rasa Nasionalisme Sejak Dini Bagi kepentingan Tanah Air
Jakarta, 10
Juli. Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim dalam Festival Gen
Z 2023 (8/7) menyatakan bahwa banyak WNI bertalenta yang telah pindah menjadi
warga negara Singapura. Para WNI ini selain bertalenta juga mempunyai kemampuan
akademik yang baik. Silmy memperkirakan sekitar 1.000 orang pertahun telah
memutuskan untuk menjadi warga negara Singapura.
Menanggapi hal ini Wakil Ketua MPR RI, Lestari Mordijat menyatakan bahwa fenomena ini harusnya menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Ia menyebutkan bahwa seharusnya potensi sumber daya manusia Indonesia bisa terus berkarya di tanah air tanpa harus ‘dibajak’negara lain. Lestari melanjutkan dengan menanamkan nilai kebangsaan sejak dini dan perbaikan pada sistem pendidikan seharusnya bisa menjamin anak bangsa untuk dapat mengembangkan potensi maksimal di tanah air.
“Upaya untuk mendukung bakat dan potensi setiap anak bangsa harus dibangun melalui sistem pendidikan yang tepat dan berkesinambungan dengan kebutuhan dunia kerja di Tanah Air serta nilai-nilai kebangsaan bagi setiap warga negara,” kata Lestari Moerdijat.
Bagi Rerie sapaan akrab Lestari Moerdijat, fenomena ini sebagai sinyal bahwa upaya menanamkan nilai kebangsaan pada dunia pendidikan belum memberikan hasil sesuai harapan. Ia melanjutkan padahal ditengah persaingan secara global pada saat ini, nasionalisme mempunyai peran penting bagi setiap anak bangsa. Ia juga meminta agar pihak-piah yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia harus mulai menyadari fenomena ini dan mulai berbenah.
Rerie menilai
kolaborasi antar pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah harus segera
diwujudkan untuk memupuk talenta terbaik anak bagsa yang bermanfaat bagi ibu
pertiwi.